Malware dan Keamanan Komputer



Selamat pagi, di hari jum'at kali ini disela-sela segala kesibukan, ijinkan kami menyematkan informasi untuk membackup aktifitas pekerjaan anda pada lingkup teknologi informasi tentunya. Dibawah ini disampaikan 3 jenis serangan komputer dari sekian banyak yang ada, berikut juga keamanan komputer untuk jenis serangan komputer tersebut. Artikel ini akan menuntun Anda memahami beberapa istilah malware dan keamanannya yang populer (Nama Malware sendiri merupakan sebuah singkatan dari Malicious Software) yang berarti perangkat lunak mencurigakan. Apa saja itu?. silahkan cek di bawah ini :

1. Adware

Definisi Adware
Adware atau kepanjangan dari Advertising Ware, adalah jenis program komputer yang berfungsi untuk menampilkan iklan di layar monitor.
- Masalah yang ditimbulkan oleh Adware
Pada dasarnya Adware dibuat untuk kebutuhan pemasaran sebuah produk atau jasa. Selama digunakan dalam kondisi normal Adware sama sekali tidak bermasalah atau berbahaya, misal adware yang disematkan pada program gratisan untuk mendukung pengembangan aplikasi yang bersangkutan.
- Tapi, Adware bisa menjadi masalah jika :
a. Memaksa untuk memasang/menginstalasi dirinya di sebuah komputer
b. Menetap dalam komputer dan tidak bisa / sulit untuk dihilangkan
c. Mengambil data dari kegiatan berkomputer dan mengirimkannya ke sumber tertentu tanpa konfirmasi dari si pemilik komputer
d. Melakukan instalasi aplikasi lain yang tidak terkait dengan iklan yang ditampilkan
Semua Adware sangat mungkin untuk menjadikan sebuah komputer atau sistem menjadi lambat karena penggunaan sumber daya multimedia. Selain sistem, koneksi internet bisa berpotensi melambat karena Adware selalu mengunduh materi iklan yang baru. Beberapa jenis Adware seperti “pop up ads” mungkin bisa mengganggu pengguna komputer karena muncul sewaktu-waktu saat komputer sedang digunakan untuk hal lain yang tidak terkait dengan adware.
- Cara Pencegahan dan Penetralisir Adware
=> Hati hati jika menggunakan aplikasi/program gratisan
=> Gunakan program anti Adware seperti ad-aware buatan Lavasoft, Bitdefender Adware Removal Tool,     Malwarebytes Anti-Malware
  

2. Brute Force

Definisi Brute Force
Brute Force adalah salah satu cara yang digunakan kracker untuk menebak kata kunci (password) tertentu. Prosesnya dilakukan dengan cara menebak secara urutan sebuah kombinasi password mulai dari kombinasi angka 0 sampai , A sampai Z, dan seterusnya pada setiap digit kata kunci.
- Masalah yang ditimbulkan oleh Brute Force
Sebuah kata kunci yang berhasil ditebak dengan teknik Brute Force mengakibatkan akses ilegal terhadap sebuah akun. Jika yang berhasil ditebak adalan akun administrator (petinggi dalam sebuah sistem), maka bukan tidak mungkin sistem tersebut akan berpindah tangan (take over).
Brute Force adalah teknik menembus sistem yang paling populer dan bisa digunakan di hampir semua sistem yang menggunakan sistem otentikasi berbasis kata kunci.
- Cara Pencegahan dan Penetralisir Brute Force
- Buat kata kunci yang tidak mudah ditebak. Misal, gabungan angka, huruf dan kombinasi karakter khusus  seperti “ &^%$#@*”
- Buat kata kunci dengan jumlah karakter tidak kurang dari 8. Makin panjang jumlah karakter yang digunakan makin sulit dan butuh waktu untuk Brute Force bisa menebak sebuah kombinasi.
      

3. Serangan Distributed Denial of Service (DDoS)

Definisi DDos
Definisi Serangan Distributed Denial of Service (DDos): Distributed Denial of Service (DDoS) adalah serangan terhadap sebuah komputer atau server yang dilakukan oleh banyak komputer lain yang saling terhubung melalui internet.
- Masalah yang ditimbulkan oleh DDos
Karena serangan DDoS dilakukan oleh banyak komputer terhadap satu target (komputer/server) maka masalah teringan yang mungkin terjadi adalah sulitnya sebuah komputer atau server yang menjadi korban untuk diakses.
Kasus terburuk dalam serangan DDoS adalah kelumpuhan total sebuah mesin akibat kerusakan perangkat keras karena “dihujani” paket data yang sangat besar. Beberapa sistem yang sangat menarik bagi penyerang DDoS antara lain: Web server, FTP Server, Email Server, dan sebagainya.
DDoS juga sering kali melibatkan malware yang disebut dengan botnet. Ia bekerja mirip trojan yang menembuh ke sistem tertentu dan menjadikannya komputer suruhan (zombie). Itulah sebabnya pengguna komputer yang dipakai untuk menyerang komputer lain kadang tidak menyadarinya.
- Cara Pencegahan dan Penetralisir Serangan Distributed Denial of Service (DDos):
Meskipun tidak ada cara terbaik untuk menghindari DDoS namun identifikasi mana titik terlemah dalam jaringan serta penggunaan Firewall yang mampu menghilangkan paket DDoS secara otomatis adalah 2 cara yang dapat dilakukan untuk melindungi sistem dari serangan ini.
Penggunaan perangkat siap pakai macam Cisco Self Defending Network Appliance juga bisa dijadikan pilihan lain untuk mengelak dari serangan DDoS.
Nah, itulah beberapa istilah tentang keamanan komputer, jika dirasa bermanfaat jangan lupa di share ya.
Terima Kasih. sumber : klik disini

0 Response to "Malware dan Keamanan Komputer"

Posting Komentar