Panduan Lengkap Membeli SSD



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari media penyimpanan eksklusif menjadi media untuk semua penguna PC atau notebook. Demikian yang terjadi pada SSD (Solid State Drive) yang harganya kian turun sebagai imbas dari perang harga para produsen SSD.
Indikasinya terlihat dari harga per kapasitas (harga/GB) SSD yang sudah menyentuh harga US$0,5/GB seperti yang ditawarkan OCZ (Vertex 2 OCZSSD2-2VTXE120G). Tidak mengherankan jika SSD akan menjadi pilihan media yang lebih menarik dibandingkan hard disk (HD) standar (hard disk magnetis).

1. Faktor-faktor penting saat membeli SSD

Kecepatan baca/tulis (read/write), access time, dan konsumsi daya rendah juga menjadi poin plus SSD. Khusus penguna PC lama yang ingin memakai SSD juga perlu menyiapkan adapter bracket 3,5 inci karena ukuran SSD (2,5 inci) lebih pas untuk laptop. Poin lain yang perlu diperhatikan adalah interface-nya. Seperti halnya USB Flash Drive (UFD), SSD akan bekerja optimal pada bus interface yang sepadan. Misalnya, UFD USB 3.0 tidak akan efisien jika dipasang pada port USB 1.0. SSD terbaru yang telah mendukung interface SATA3 (SATA-600) pun akan bekerja optimal pada motherboard dengan controller SATA3.

2. Perlakuan SSD tidak sama dengan HD

Lantaran umur pakai flash cell SSD terbatas, controller SSD berperan penting dalam mendistribusikan data-data secara merata. Kebiasan lama men-defrag disk akan menggangu kerja controller sehingga bisa memperpendek umur pakai SSD. Masalah serupa juga terjadi jika Anda kerap memakai software cloning untuk memindahkan semua isi HD dengan optimasi yang spesifik untuk HD. Untuk memindahkan partisi sistem operasi dari sebuah HD ke SSD diperlukan tool khusus, seperti O&O SSD Migration Kit (US$30) atau Paragon Migrate OS to SSD dari Paragon (sekitar US$20). Biasanya, produsen SSD telah menyertakan tool tersebut secara gratis pada paket produk SSD. Simak panduan CHIP untuk memindahkan sistem operasi di halaman berikutnya.

3. SSD lebih baik dari hard disk magnetis

Kapasitas SSD di pasaran umumnya telah mencapai 250 GB. Harganya cukup terjangkau dan memadai sebagai penyimpanan sistem operasi dan semua software. File-file yang tidak memerlukan akses cepat bisa disimpan di HD yang relatif lebih ekonomis. Selain kapasitas, kecepatan tulis (write) SSD juga menjadi faktor penting. HD tercepat saat ini (Western Digital VelociRaptor WD1000DHTZ) bisa membaca film berukuran 4,2 GB dalam waktu 15 detik atau hampir setara kecepatan SSD terbaik saat ini (Samsung 840 Pro MZ-7PD512) yang berkisar 14 detik. Namun, kecepatan tulis Velociraptor masih lebih lambat (25 detik) dibandingkan SSD yang hanya 14 detik
Berdasarkan tabel perbandingan di bawah, Plextor M3 PX-128M3 bisa membaca data sangat cepat (490 MB/s), tetapi relatif lambat dalam menulis data (195 MB/s). Rasio yang seimbang (tulis dan baca hampir sama cepat) ditawarkan oleh OCZ Vector VTR1-25SAT3-256G (514/499).

Konsumsi daya SSD yang sangat kecil dibandingkan HD juga bisa menjadi pertimbang­an Anda untuk memilih SSD. SSD tidak memiliki motor dan komponen mekanis lainnya yang membutuh listrik besar. Sebagai perbandingan, WD VelociRaptor yang tergolong HD ramah lingkungan konsumsi listriknya hanya 4,6 Watt masih kalah hemat dibandingkan SSD Corsair Neutron Series GTX CSSDN240GBGTX-BK yang relatif "boros" (2 watt).

Demikian Panduan untuk membeli SSD, Selamat membeli !
Wssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sumber : Link

0 Response to "Panduan Lengkap Membeli SSD"

Posting Komentar